pelajaran Blog "lagi"
Kelas XI SMA di sekolah saya sekarang menggunakan silabus KTSP. Menyimak silabus mata pelajaran TIK di tingkat SMA bahwa kompetensi dasar (KD) siswa kelas XI SMA untuk semester pertama ini :
- Menggunakan internet untuk keperluan informasi dan komunikasi.
- Menggunakan homepage untuk informasi dan komunikasi
Dalam contoh silabus yang saya terima dari dua KD tersebut akhirnya dijabarkan menjadi pengalaman belajar seperti dibawah ini.
Pengalaman belajar untuk standar kompetensi pertama yang ada dalam contoh silabus TIK adalah:
- Menentukan perangkat lunak yang diperlukan untuk jaringan komputer
- Membuka homepage
- Menentukan cara koneksi Internet melalui ISP
- Mengenal fasilitas-fasilitas dan istilah-istilah dalam Internet
- Mengetahui pengertian dari LAN dan metode-metode dalam sistem jaringan Localhost
- Mendemonstrasikan akses Web menggunakan URL
- Menggunakan search engine sebagai media informasi
- Mengelola informasi yang didapat dari Internet
- Mengenal e-mail
- Membuat e-mail
- Menerapkan e-mail
Pengalaman belajar untuk standar kompetensi kedua yang ada dalam contoh silabus TIK adalah:
- Mengaplikasikan informasi yang didapat dalam Internet
- Memprogram informasi dalam Internet
Saya berpikir dari pengalaman belajar yg ditetapkan itu hanya beberapa saja yang memerlukan perhatian ekstra dan saya putuskan itu tidak diajarkan. Aplikasi pengalaman belajarnya adalah dengan meminta peserta didik membuat blog (sebenarnya pembuatan blog sudah pernah saya kenalkan ke peserta didik sebelumnya meskipun waktu itu belum cukup dasar-dasarnya). Penilaiannya akan saya gunakan penilaian portofolio, ini lebih mudah karena berupa hasil karya per individu. Yang ada dalam pikiran saya yang penting kemanfaatannya. Ini seperti yang banyak disarankan rekan blogger yang pernah memberikan komentarnya di beberapa tulisan di blog saya ini.

Membuat blog sebenarnya sangat aplikatif sekali untuk pengalaman belajar yang ditetapkan itu. Karena kegiatan membuat blog juga diperlukan dasar-dasar HTML (agak rumit) yang cukup dalam hal ini semuanya sudah tercakup dalam pengalaman belajar. Dan ini tidak terlalu sulit bahkan banyak blogger yang tadinya tidak banyak tahu tentang HTML, karena keperluannya akhirnya ia merasa perlu untuk belajar juga
.
Saya ingat betul bahwa peserta didik SMA tidak dicetak untuk menjadi web-design, maka saya tidak paksakan semua itu untuk bisa dikuasai peserta didik yang hanya belajar 2 jam pelajaran seminggunya. Mungkin ini sedikit menyimpang, tapi mau bagaimana lagi dari pada terlalu membebani peserta didik dan saya sendiri.
Semester kali inipun saya akan mengajarkan tentang membuat blog, hingga akhirnya peserta didik saya akan menggemarinya.
Comments